Drs. H. Azharuddin, M.Sy - Pengawas Harus Rutin Turun Membawa Informasi Baru
Dikirim oleh kemenag 31-12-2019
blog image

Selong, 30 Desember 2019. Di penghujung tahun 2019 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur mengadakan workshop bagi pengawas madrasah di Lombok Timur. Workshop yang diadakan di Lesehan Rirana Selong Lombok Timur ini mengambil tema mengenai sistem Penilaian Kinerja Kepala Madrasah. Tema ini sangat penting bagi para pengawas yang memiliki tanggung jawab memastikan madrasah memiliki kinerja yang baik.

Sebanyak 40 pengawas mengikuti workshop PKKM yang dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur. Dalam sambutannya, Bapak Drs. H. Azharuddin, M.Sy menyampaikan sangat mendukung diadakannya kegiatan pelatihan semacam ini, jika tidak bisa diadakan setiap 3 bulan maka minimal dapat diselenggarakan setiap semester. Hal ini mengingat tantangan dunia pendidikan semakin hari semakin tinggi, maka harus dipersiapkan pengawas yang mumpuni dan terus berkembang untuk mengawal madrasah. Untuk bisa terus mengikuti perkembangan dunia madrasah sangat perlu adanya peningkatan kualifikasi dari pengawas yang berkesinambungan. Pengawas sangat perlu untuk terus meningkatan pengetahuan agar tidak ketinggalan informasi agar bisa menjadi sumber rujukan yang valid bagi kepala madrasah. Jika pengawas sudah memiliki bekal ilmu dan informasi yang cukup maka ketika kedatangan pengawas akan sangat ditunggu-tunggu di madrasah sebagai rekan diskusi. Hal ini juga akan memudahkan pengawas untuk melalukan penilaian kepala madrasah karena cukupnya informasi mengenai madrasah. Jangan sampai pengawas tidak memili integritas, tidak memiliki bekal keilmuan yang cukup sehingga tidak berani turun ke madrasah sehingga tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

Menambahkan pesan dari Menteri Agama RI yang saat ini fokus pada moderasi beragama di Indonesia, Bapak Drs. H. Azharuddin, M.Sy menyampaikan agenda tambahan pada pengawas untuk memberikan informasi tentang moderasi beragama dan anti radikalisme kepada madrasah mulai dari RA hingga MAN, seyogyanya informasi ini dikemas dengan apik agar bisa diterima siswa di segala level. Selain itu diharapkan pengawas juga turun ke madrasah di wilayah 3T yaitu terpenci, terjauh dan terluar agar ada pemerataan standar kualitas madrasah dan tidak hanya fokus di madrasah-madrasah unggulan.

Setelah pembukaan dari Bapak Drs. H. Azharuddin, M.Sy, sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang disambut antusias peserta workshop. Sesi berikutnya adalah pengarahan dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah yang dilanjutkan dengan materi inti pengenai Penilaian Kinerja Kepala Madrasah yang disampaikan oleh H. Lalu Sundana serta H. Muhammad Saleh. (Laras)

Baca Juga