Pencegahan Kawin Anak di MAN II Lombok Timur
Dikirim oleh kemenag 08-08-2019
blog image

Selong, 07 Agustus 2019. Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur mengadakan Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah Remaja Usia Nikah dan Pencegahan Kawin anak bertempat di MAN II Lombok Timur. Kegiatan bimbingan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X dan XI yang bertempat di Mushola MAN II Lombok Timur. Materi bimbingan diberikan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, Bapak H Azharuddin, M.Sy serta Bapak  Romy Hidayat, S.Kep., Ners., MPH yang merupakan perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

Menurut Undang-Undang No 1 1974 tentang Perkawinan usia minimal menikah yang ideal, yakni 21 tahun, hal ini disampaikan Bapak H Azharuddin, M.Sy sebagai pembuka dalam  Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah Remaja Usia Nikah dan Pencegahan Kawin anak. Beliau juga menjelaskan kepada siswa-siswi berbagai resiko yang akan dialami jika mereka menikah dalam usia muda, diantaranya resiko pendidikan dan ekonomi dimana ketika siswa-siswi menikah muda dapat dipastikan akan putus sekolah dan tidak memiliki ijazah setingkat SMA/Aliyah dimana saat ini ijazah di tingkat itulah syarat paling rendah untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Hal ini tentunya akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan pasangan muda kedepannya. Kemudian beliau juga menjelaskan kesehatan bagi ibu yang belum cukup usia untuk hamil dan memiliki anak, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental. Dibalik resiko-resiko menikah muda yang telah disampaikan Bapak H Azharuddin, M.Sy juga memberikan semangat pada siswa-siswi untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit, jangankan berpikir untuk menikah muda atau sekedar menyelesaikan pendidikannya di tingkat Aliyah, beliau berharap siswa-siswi untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya karena saat ini spesifikasi pendidikan terus meningkat dan akses pendidikan jauh lebih mudah dibandingkan masa sebelumnya saat beliau bersekolah.

Materi sesi berikutnya yang disampaikan oleh Bapak  Romy Hidayat, S.Kep., Ners., MPH memberikan kesadaran kepada siswa siswi di usia remaja agar mendapatkan gambaran tentang bagaimana merencanakan keluarga, sehingga mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran. Materi yang disampaikan oleh Bapak  Romy Hidayat, S.Kep., Ners., MPH dibawakan dengan atraktif dan interaktif sehingga siswa-siswi bersemangat untuk menyimak poin-poin yang disampaikan dan sesi dapat berlangsung dua arah.

Kepala Madrasah MAN II Lombok Timur H Sulhi S.pd sangat menyambut baik atas terselenggaranya bimbingan ini dan berharap materi-materi yang diberikan dapat mengena pada jiwa siswa-siswi sehingga mampu mengurangi tingkat putus sekolah yang disebabkan oleh “merarik kodeq” atau nikah dini yang sebelumnya banyak terjadi di Madrasah MAN II Lombok Timur. (LRS)

 

Baca Juga